√ Bagian Bagian Sepeda dengan Penjelasannya [Lengkap]

Sepeda merupakan kendaraan yang terlihat simpel, namun ternyata ada banyak bagian-bagian sepeda. Mulai dari depan hingga ke belakang sepeda.

Pena kecil akan berbagi dengan kalian tentang bagian-bagian sepeda, mulai dari yang besar hingga ke yang paling terkecil. Check this one out!

Bagian Bagian Sepeda yang Inti

Sepeda memiliki banyak bagian. Yang menjadi bagian inti dari sepeda ada beberapa. Biasanya bagian-bagian sepeda yang inti adalah yang terlihat oleh pandangan. Berikut Pena kecil bagikan untuk kalian tentang bagian-bagian sepeda yang inti.

As

As merupakan semacam batang yang berfungsi untuk menghubungkan roda ke sepeda. Dan juga berguna sebagai bearing ketika roda berputar. Terkadang juga berguna sebagi komponen dari suspensi. Seperti halnya as swing arm pivot.

Frame

Bagian sepeda yang satu ini merupakan bagian inti dari sepeda. Frame menyediakan titik untuk memasang berbagai bagian-bagian sepeda yang lainnya. Karena frame merupakan badan dari sepeda.

Bagian-bagian sepeda yang lainnya harus dihubungkan pada frame. Seperti, ban, jok, crankset, handlebar (stang). Terkadang fork menjadi bagian terpisah dan harus dihubungkan pada frame. Biasanya hal itu terjadi pada sepeda gunung.

Handlebar (Stang)

Merupakan tuas yang terpasang di bagian depan sepeda. Untuk memasang handlebar biasanya dibutuhkan stem penghubung ke tube pengemudi di bagian fork.

Saddle (Jok)

Bagian sepeda yang ini merupakan tempat duduknya pesepeda.

Ban / Roda

Umumnya berbentuk bulat, karena ada yang membuat ban kotak sebagai eksperimen. Berfungsi sebagai media gerak dari sepeda. Biasanya memiliki jari-jari dan ukurannya berbeda tergantung dari keperluannya.

Untuk sepeda anak, tidak terdapat jari-jari yang terpasang pada bannya. Ukuran dari bannya juga sangat kecil dibandingkan sepeda yang pada umumnya.

Berbeda lagi dengan sepeda kuno yang dikenal dengan Velocipede. Ban bagian depannya besar, namun ban bagian belakangnya sangat kecil.

Pedal

Sebuah mekanisme yang berfungsi untuk membantu pergerakan sepeda. Ada dua tipe yang umum digunakan. Pertama, yang melindungi kaki dengan sebuah penjepit atau juga dengan sebuah kandang. Lalu yang kedua, pedal yang tidak memiliki pelindung kaki.

Bearing

Sebuah alat yang mengurangi gesekan ketika roda berotasi.

Crankset / chainset

Bagian ini merupakan bagian lengkap dari crank. Mulai dari gear, crank arm, chainring, dan juga pedal.

Fork

Merupakan sebuah penyusun dari hal mekanis, yang menggabungkan frame sepeda ke roda depan dan juga handlebar.

Rantai

Sebuah sistem dari pin yang saling tersambung dengan piringan dan juga roller. Yang memungkinkan transmisi tenaga dari sprocket depan ke sprocket belakang.

Bagian Bagian Sepeda yang Menjadi Penunjang

Selain bagian-bagian sepeda yang menjadi inti, ada juga bagian penunjang dalam sepeda. Keberadaan dari bagian ini menjadi hal yang penting sebagai komponen pembangun sepeda. Apa saja kah itu? Check this one out!

Derailleur

Merupakan susunan dari tuas yang biasanya diaktifkan oleh kabel, yang menggerakkan rantai yang berada diantara sprocket ke atas susunan chainring.

Rem

Alat yang digunakan untuk memberhentikan atau memelankan sepeda. Ada beberapa jenis rem yang biasa digunakan di sepeda, seperti :

  • Rim brakes / rem jepit,
  • Disc brakes / rem cakram,
  • Band brake,
  • Coaster brake / rem torpedo.

Suspensi

Biasa juga dikenal dengan nama shock absorber. Bagian ini berguna untuk mengurangi dampak benturan ketika bersepeda.

Stem

Sebuah bracket yang digunakan untuk memasang handlebar ke tabung kemudi yang ada di fork. Biasanya dipasang dengan baut.

Rim / Pelek

Merupakan bagian dari roda yang selalu berpasangan dengan ban dan juga biasa menjadi bagian dari mekanisme pengereman.

Seatpost

Bagian ini merupakan sebuah tiang yang menjadi tempat untuk memasang jok. Seatpost tempatnya ada di dalam frame, karena bagian ini berguna juga untuk mengatur ketinggian dari pengendaranya.

Shifter

Pengontrol perpindahan gear.

Spindle

Merupakan sebuah as dimana pedal berotasi.

Hub

Bagian ini merupakan inti dari roda. Didalamnya sudah termasuk bearing, dan juga lubang untuk memasang jari-jari atau spokes.

Aksesoris Sepeda yang Menjadi Pelengkap di Sepeda

Sepeda tidak hanya terdiri dari bagian inti dan pendukungnya saja. Ada yang namanya aksesoris yang menjadi pelengkap pada sepeda. Berikut adalah aksesoris-aksesoris yang ada pada sepeda.

Keranjang

Yaaaaa… Keranjang merupakan sebuah wadah untuk membawa sesuatu. Biasanya terpasang pada bagian depan sepeda. Dipasang di bawah handlebar, di atas fork.

Bell

Fungsi dari aksesoris sepeda yang satu ini adalah untuk memberi tanda. Baik itu tanda untuk orang yang berjalan di depannya, kendaraan lain yang ada di depannya, isyarat pada tikungan ketika tidak ada pandangan sama sekali, atau bisa jadi sarana untuk menyapa pesepeda lainnya.

Chainguard

Dikenal juga dengan sebutan Gear Case, merupakan sebuah penutup untuk rantai sepeda dan juga sprocket. Umumnya aksesoris sepeda yang ini digunakan oleh sepeda utilitas atau utility bicycle.

Gunanya untuk melindungi pesepeda dari terciprat oli yang ada pada rantai. Dan bisa juga untuk melindungi pesepeda yang menggunakan celana panjang agar tidak terselip ke dalam rantai.

Fender

Dalam bahasa Indonesia namanya adalah sepatbor. Guna dari aksesoris ini untuk melindungi pesepeda agar tidak terkena cipratan air atau juga kotoran. Ada yang terbuat dari plastik dan ada juga yang terbuat dari besi.

Bentuknya melengkung, ada yang setengah lingkaran, ada juga yang tidak sampai setengah lingkaran. Terpasang di atas roda di bagian belakang dan juga depan. Namun ada juga yang terpasang pada fram di bagian bawah. Tergantung dari sepedanya.

Lampu

Sudah jelas, fungsi dari lampu ini untuk menerangi dalam kegelapan. Jika pada sepeda onthel, lampu ini berfungsi dengan dinamo. Namun zaman now ini, sudah tidak perlu dinamo untuk menyalakan lampu. Sudah banyak lampu yang bisa di pasang pada sepeda.

Ada yang berbentuk senter, ada yang berbentuk kotak, dan lain sebagainya. Sumber energinya berasal dari baterai, tidak dari dinamo. Lampunya ada yang memakai bohlam, ada juga yang memakai Light-emitting Diode (LED).

Hub Dynamo

Aksesoris yang satu ini biasa ditemui pada onthel. Hub dynamo ini berfungsi untuk menyalakan sepeda atau aksesoris yang terhubung kepadanya. Letak dari aksesoris ini berada di dalam hub.

Kickstand / “Standar”

Nah, kalo bagian yang satu ini biasa menjadi bahan guyonan. Karena di sekitar kita biasa disebut dengan standar. Aksesoris satu ini bisa dilipat dan fungsinya untuk membuat sepeda tegak tanpa pesepedanya.

Biasanya terletak pada frame di dekat bottom bracket. Ada juga yang terletak pada bagian belakang.

Rak

Biasa dikenal dengan sebutan boncengan, yang terletak di bagian belakang jok. Selain digunakan untuk membonceng orang, bisa juga difungsikan untuk tempat pannier, untuk membawa barang.

Reflector

Berfungsi untuk memantulkan cahaya dari kendaraan bermotor, agar sepeda terhindar dari kecelakaan.

Peg / “Jalu”

“Jalu” merupakan sebutan yang umum dalam bahasa Indonesia. Merupakan sebuah tabung kecil yang terpasang di bagian depan atau belakang sepeda. Biasa digunakan oleh para BMX Rider, untuk melakukan atraksi.

Tapi bisa juga dipasang pada sepeda biasa. Jika dipasang pada sepeda biasa, bisa digunakan sebagai boncengan.

Quick Release

Merupakan sebuah aksesoris yang berguna untuk melepaskan roda dan juga seat post ketika tuas itu diangkat.

Bagian Bagian Sepeda yang KECIL

Cone

Locknut

Lockring

Nipple

Wingnut

Penutup

Begitu banyak bagian-bagian yang ada pada sepeda. Mulai dari yang menjadi intinya, hingga hal kecil namun penting juga menjadi bagian dari sepeda.

Semoga apa yang dibagikan sama Pena kecil bermanfaat bagi kalian semua ya. Baik yang membacanya ataupun yang membagikannya juga. Sampai jumpa di lain kesempatan! 😀

Wassalam…

%d blogger menyukai ini: