Kesehatan dalam bersepeda dan manfaat lainnya

Mensana in corpore sano, yang memiliki arti “didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”. Kira-kira begitulah semboyannya. Kesehatan berperan penting dalam hidup. Ada banyak cara untuk sehat, salah satunya dengan bersepeda.

Beberapa kali saya buat ketikan cerita dan pengalaman saat bersepeda. Selain sehat itu juga menyenangkan. Walaupun bersepeda seorang diri, tidak membuat rasanya sepi. Tapi anda juga jangan baper, kalo emang baper ya sepi aja terus mau gimana juga.

Kesehatan dalam bersepeda

Sehat bersepeda
Be healthy with cycling

Banyak orang yang tau, bahwa bersepeda menimbulkan banyak hal baik dalam kesehatan. Baik secara jasmani begitu juga rohani.

Banyak orang dewasa ini mulai bersepeda lagi. Karena ada banyak manfaatnya. Beberapa point yang saya rasakan tentang manfaat dari bersepeda.

  • Menjaga kesehatan
  • Membuat otot kencang
  • Mengetahui lingkungan sekitar
  • Melatih ketangkasan
  • Memperbanyak relasi
  • Menyenangkan jiwa
  • Memperkuat napas dan mempersehat jantung
  • Hemat bahan bakar
  • Menjaga kualitas udara
  • Lebih mudah terhindar dari kemacetan

Menjaga kesehatan

Yang namanya berolahraga kemungkinan besar akan menjaga kesehatan anda. Bersepeda juga termasuk bentuk olahraga. Dan berbagai macam cabang bersepeda.

Mulai dari yang diluar ruangan bahkan ada juga yang bersepeda didalam ruangan. Bukan hanya yang rodanya dua, ada yang tiga, empat bahkan satu sekalipun. Sangat beragam.

Alat kesehatanpun dibuat dengan bentuk sepeda. Karena terbatasnya ruang gerak untuk pesepeda di perkotaan, dibuatlah alatnya. Selain itu, dibuat untuk orang yang tidak suka berolahraga luar ruangan.

Saat masih rutin bersepeda, kesehatan saya terjaga. Karena tubuh sering bergerak, jadi memperlancar aliran darah dalam tubuh.

Membuat otot kencang

Cyclist

Bersepeda tidak hanya untuk kesehatan, untuk pembentukan otot juga. Apalagi jika jarak yang ditempuh tergolong jauh. Ototpun kencang karena bersepeda. Walaupun hanya disekitar perumahan, asal rutin bersepeda membuat otot menjadi kencang. Tidak kendur seperti sekarang hahaha

Saat bersepeda sudah pasti otot yang kencang dibagian kaki. Mulai dari otot paha hingga otot betis. Kecuali jika anda termasuk profesional yang bersepeda menggunakan tangan anda.

Otot kaki kencang karena sering mengayuh pedal sepeda. Tapi cepat atau lambatnya dipengaruhi oleh berbagai macam faktor.

Faktor yang membuat otot kencang ada jarak, transmisi, medan yang ditempuh, dan juga rutinitas. Berbagai macam faktor tersebutlah yang membuat otot kencang.

Tapi jika memang belum pernah bersepeda, jangan dipaksakan. Mulai perlahan, agar otot anda tidak kejang atau yang biasa dikenal kram.

Jika anda bersepeda menggunakan alat kesehatan, mulai dari 10 menit tanpa berhenti. Pilih dengan berat yang ringan dulu saja. Lalu semakin hari semakin ditambah beratnya.

Begitu pula yang bersepeda diluar ruangan. Mulai dulu mengitari lingkungan sekitar. Jika sepedanya punya pilihan kecepatan mulai dari yang paling rendah dulu.

Jika sudah mulai terbiasa, mulai agak jauh dari lingkungan rumah. Mulai ganti juga perlahan kecepatannya. Lalu dibuat menjadi sebuah rutinitas.

Mengetahui lingkungan sekitar

Kesehatan jiwa dengan bersepeda
Trail bike exploring

Selain kesehatan yang terjaga, keadaan sosialpun terjaga. Mulai dari bersepeda diluar, mengitari lingkungan sekitar. Orang sekitar jadi mengenali kita.

Hingga pada saatnya nanti ada yang bertanya. Lalu berlanjut jadi perkenalan dan akhirnya karena terbiasa tegur sapa pun terjadi. Keakraban terbentuk dari mulai bersepeda.

Melatih ketangkasan

BMX Tricker
Tangkas karena bersepeda

Kesehatan terjaga, otot pun menjadi kencang, bisa melatih ketangkasan pula. Itulah nikmat bersepeda.

Kenapa bisa melatih ketangkasan? Karena waktu saya bersepeda, jarang melewati jalanan aspal. Karena sepeda yang saya gunakan jenisnya Mountain Bike atau MTB.

Jadi kalau hanya lewat jalan aspal biasa kurang menantang rasanya. Tapi terkadang lewat jalan aspal pun cukup menantang, karena banyak lubang di jalannya.

Selain itu yang jadi tantangan adalah ketika bertemu kontur jalan yang unik. Seperti speed bump, polisi tidur, tanjakan, dan juga turunan.

Segala kontur jalan bisa melatih ketangkasan dengan bersepeda. Tapi kalau belum pernah mencoba, lebih baik jangan. Atau harus didampingi yang sudah ahli jika ingin mencoba.

Memperbanyak relasi

Cyclist
Cycling together

Sudah empat dampak positif yang saya jelaskan di atas. Sekarang yang kelima adalah memperbanyak relasi. Bersepeda bermanfaat untuk kesehatan raga dan juga jiwa. Kesehatan lahir dan juga batin.

Seperti yang sudah saya ceritakan di ketikan saya yang sebelumnya. Jika belum membaca silahkan baca ketikan saya yang sebelumnya. Bersepeda bikin sehat dan juga membuat banyak cerita.

Karena bersepeda itu banyak hal menyenangkannya. Maka dari itulah, memperbanyak relasi jadi hal positif yang termasuk dalam bersepeda.

Menyenangkan jiwa

Smiling cyclist
Smiling cyclist

Jika anda bingung dari kenapa bersepeda bisa memperbanyak relasi? Kemungkinan anda akan semakin bingung jika sepeda bisa menyenangkan jiwa. Atau mungkin anda sudah mengetahui bagaimana alasannya bersepeda bisa menyenangkan jiwa?

Semuanya saling berhubungan ketika bersepeda. Ketika relasi yang kita punya banyak, jiwa pun bisa ikut senang.

Jika kita hanya hidup sendiri, kemungkinan jiwa pun rasanya hampa. Sepi rasanya ketika hanya sendirian tanpa relasi.

Namun jika punya banyak relasi, ketika sedang gundah maka kita bisa menuju ke relasi yang kita punya. Baik itu untuk bercerita ataupun hanya bercengkrama saja. Hasilnya bisa menyenangkan jiwa.

Memperkuat napas dan mempersehat jantung

Kesehatan jantung terjaga dengan bersepeda
Heartbeat illustration

Napas menjadi lebih kuat ketika bersepeda. Kesehatan jantung juga semakin baik. Karena bersepeda termasuk olahraga kardio atau cardio exercise. Cardio exercise adalah latihan yang memperkuat detak jantung.

Jadi ketika bersepeda, kita memaksimalkan fungsi badan kita. Dan juga kerja jantung menjadi lebih baik.

Tidak bosan saya mengingatkan, efeknya beragam. Mengapa saya bilang beragam? Karena semakin rutin kita melakukannya, efeknya akan semakin terasa.

Tapi untuk beberapa orang efeknya bisa jadi berbeda. Apalagi untuk orang yang mempunyai kondisi khusus. Ada baiknya konsultasi dengan ahli kesehatan anda sebelum melakukannya.

Hemat bahan bakar

Ini suatu hal yang jelas dampaknya. Karena ketika bersepeda, kita tidak memerlukan bahan bakar. Jadi bisa dipastikan akan menghemat bahan bakar.

Menjaga kualitas udara

man-breathing-fresh-air
Fresh air

Karena yang namanya bersepeda itu tidak memakai bahan bakar, jelas menjaga kualitas udara. Jadi bersepeda tidak hanya bisa menjaga kesehatan saja. Lingkungan pun ikut terjaga.

Karena tidak adanya gas buang yang dihasilkan ketika bersepeda. Jadi emisi yang dihasilkan adalah 0%. Tapi kalo tidak menyebabkan buang gas, saya tidak bisa menjamin 100% ya hahaha

Lebih mudah terhindar dari kemacetan

Bicycle lane
Bicycle lane

Untuk yang tinggal dikota besar dengan kemacetan yang hampir disetiap waktu. Bersepeda bisa menjadi solusi. Selain kesehatan terjaga, anda bisa juga terhindar dari kemacetan.

Bagaimana caranya agar terhindar dari kemacetan? Padahal jalanan sudah padat dengan berbagai kendaraan.
Solusinya adalah beralih ke trotoar.

“Trotoar kan khusus pejalan kaki! Jangan melanggar dong mentang-mentang pesepeda!”

Eits! Calm down, dude
Maksudnya, turun dari sepeda, tuntun atau tenteng sepedanya. Lalu berjalan kaki di trotoar.

Please, be smart. Okay? 🙂

Jadi untuk menjaga kesehatan, bisa dengan bersepeda. Walaupun banyak olahraga lainnya, tapi bersepeda membuat banyak cerita.

Mungkin cukup sekian dulu saya bercerita apa yang pernah saya alami ketika bersepeda. Semoga ada yang mau ikut mencobanya ya.

Wassalam…

%d blogger menyukai ini: