Berbagai Kue Kering yang Bikin Lebaranmu Jadi Makin Meriah

Kue Kering — Hampir setiap orang itu suka ngemil, walaupun ga setiap orang suka tapi kebanyakan orang pasti suka ngemil. Ada berbagai jenis camilan di dunia. Ada yang asin, manis, gurih, asam dan lain sebagainya.

Salah satu pilihan orang untuk ngemil adalah kue kering. Cemilan ini biasanya bertekstur keras namun renyah. Kadar air dari kue kering terbilang kecil, karena dimasak dengan cara dipanggang menggunakan oven.

Kue kering biasanya berbahan dasar tepung terigu. Namun kue tidak terpaku pada bahan dasar terigu, tepung yang lainnya adalah tepung beras, tepung ketan, dan juga tepung sagu.

Daya tahan yang dimiliki oleh kue kering terbilang cukup lama. Dikarenakan kadar air yang sangat rendah pada kue kering pada umumnya. Tapi tidak karena oleh faktor itu, tempat penyimpanan dan kelembapan lingkungan udara juga menjadi faktor penting.

Tekstur yang renyah dan ukurannya yang sekali lahap, cocok untuk dinikmati sebagai cemilan. Baik itu cemilan untuk menemani minum kopi dipagi hari yang cerah, dinikmati bersama teh pada sore hari yang tenang, atau sebagai cemilan untuk berkumpul bersama keluarga.

Kue Kering untuk Sajian dikala Lebaran

Ketupat
Ketupat, Sajian Ikonik Pada Saat Lebaran

Setiap menjelang lebaran selalu ada rasa senang yang bercampur sedih. Senang karena akhirnya lebaran tiba dan akan bertemu sanak saudara yang sudah lama tidak bertemu. Momen yang terjadi setiap tahun sekali ini menjadikan hal ini spesial.

Selain momennya spesial, sajian yang dihidangkan juga spesial. Biasanya ada banyak jenis kue kering yang disajikan saat lebaran tiba. Baik itu buatan sendiri ataupun sudah dalam bentuk parcel. Kue kering disajikan untuk mengobati sakit hati atas penipuan yang biasa terjadi dengan kue kaleng. If you know what I mean…

Pena Kecil bagikan di bawah sini untuk kalian beberapa jenis kue kering yang biasa disajikan menjadi kue lebaran. 😀

Kue Nastar

Kue Kering, Nastar
Nastar, Kue Kering yang Menjadi Wajib Ada Saat Lebaran

Ketika lebaran tiba, ada banyak sekali cemilan yang tersaji di atas meja. Mulai dari kue yang asli, hingga yang cuma tempatnya saja. Dari kerupuk hingga banyak jenis kue kering yang disajikan.

Salah satunya kue yang sering atau bahkan bisa dibilang wajib ada setiap lebaran adalah nastar. Nastar ini pada umumnya memiliki isian nanas dengan hiasan cengkeh di atasnya. Dimasak dengan proses dipanggang di dalam oven.

Nastar Nanas

Nastar
Nastar Nanas Merupakan Nastar yang Original

Nastar sendiri berasal dari bahasa Belanda ananas dan taart, ananas yang berarti nanas dan taart artinya tart atau pie. Bisa diartikan, nastar ini adalah pie isi nanas. Selain dari bahasa Belanda, nastar juga menjadi akronim yang berasal dari “Ganas Jeung Tarigu” dari bahasa Sunda.

Karena pie adalah kegemaran orang Eropa dan biasanya pie diisi dengan apel atau blueberry. Di Indonesia waktu itu masih sulit untuk mendapatkan apel ataupun blueberry, akhirnya pada zaman penjajahan Belanda nanas dipilih sebagai buah pengganti.

Kue kering ini bentuknya jauh lebih kecil dibandingkan dengan pie. Bentuk kue ini biasanya bundar dan di atasnya diberikan hiasan cengkeh. Cengkeh dipilih sebagai hiasan karena aromanya yang khas dan juga orang-orang Eropa sangat menyukai rempah.

Nastar Keju

Nastar Keju
Nastar Hasil Modifikasi, Ditaburi Dengan Keju Diatasnya

Semakin berjalannya waktu, semakin modern peradaban, semakin berubah juga selera yang dimiliki masyarakat. Yang tadinya nastar dengan bentuknya yang bulat begitu saja dengan topping cengkeh, mulai dirubah sesuai selera.

Aslinya yang menjadi hiasan di atas nastar yaitu cengkeh, sekarang sudah dimodifikasi dengan taburan keju di atasnya. Juga selain cengkeh yang dimodifikasi pada nastar, isiannya pun bisa dibuat beragam. Tidak hanya selalu nanas, tapi nastar bisa juga diisi dengan selai lainnya.

Kastengel

Kastengel
Kastengel, Salah Satu Kue Kering yang Biasa disajikan saat Lebaran

Kue kering yang ini merupakan kue kering yang populer selain nastar. Kastengel berasal dari kata Kaasstengels, yang merupakan bahasa Belanda. Terdiri dari dua kata yaitu kaas yang memiliki arti keju dan stengels yang berarti batang.

Kastengel merupakan kue kering yang juga sering dihidangkan ketika lebaran. Kue keju ini tidak hanya mengambil kata dari bahasa Belanda, namun memang dari Belanda. Aslinya ukuran kue ini sekitar 30cm, namun di Indonesia hanya sebesar jari saja ukurannya. Itu karena ukurannya mengikuti ukuran oven pada saat itu.

Kue ini memiliki adonan yang mirip dengan nastar, bedanya adonan ini dicampur dengan keju. Dimasak dengan cara dipanggang dalam oven. Selain menjadi campuran dalam adonan, keju juga ditaburkan di atasnya.

Jadi kastengel adalah kue kering yang terasa banget kejunya. Bagi kalian yang penyuka keju, kastengel adalah sajian yang pas buat kalian.

Kue Kacang

Kue Kacang
Kue Kacang dengan Bentuk Bulan Sabit

Makanan satu ini terbuat dari bahan dasar kacang tanah. Kue kering ini memiliki berbagai macam bentuk, seperti bulan sabit, bulat, ataupun hati. Kue kacang tanah ini terbuat dari adonan campuran tepung terigu, kacang tanah, gula halus, telur, dan minyak goreng.

Kacang tanah yang digunakan dalam pembuatan kue kacang ini adalah kacang yang telah dikupas. Kue kacang biasa jadi sajian pada hari raya. Tapi tidak terpaku pada hal itu, kue kacang juga biasa ditemui di warung-warung kecil yang banyak tersebar di Indonesia.

Kue Semprit

Kue Semprit
Kue Semprit yang Umum Ada Di Dalam Toples

Di meja-meja ruang tamu saat lebaran atau bahkan sebelum lebaran, sudah dijajarkan banyak toples dengan berbagai isian. Ada yang berisi, rengginang, jajanan dan tipuan, lalu biasanya ada kue kering.

Kue semprit merupakan kue yang biasanya ada dalam toples yang dijajarkan di atas meja itu. Variasi dari kue ini cukup banyak. Karena kue kering yang satu ini bisa dikreasikan dengan menggunakan berbagai jenis bahan.

Walaupun bisa dikreasikan dengan berbagai macam bahan, pembuatan kue semprit ini tergolong cukup sulit. Yang sulit adalah dalam proses pencetakannya. Namun ada beberapa tips untuk membuat kue semprit yang akan Pena Kecil bagikan di bawah ini:

Adonan Kue

Adonan kue semprit
Photo by Pixabay

Kue semprit memang bisa dipadukan dengan berbagai bahan yang menarik, namun jangan sampai melupakan konsistensi dari adonannya. Konsistensi adonan pada kue kering ini sangat mempengaruhi hasilnya. Jika terlalu encer, kue semprit akan sulit untuk dicetak. Namun, jika adonan terlalu kaku, akan membuat tekstur dari kue semprit kurang renyah.

Untuk mendapatkan adonan yang pas, maka harus diperhatikan resep dari si kue kering yang satu ini. Takaran dari bahan yang dicampurkan harus sesuai. Karena pada resep yang diikuti, biasanya sudah melalui tahap trial and error. Jadi tingkat keberhasilannya terbilang tinggi.

Tingkat Ketebalan dari Kue Semprit

Cetakan kue semprit
Spuit atau Cetakan Kue Semprit

Jika adonan sudah sesuai dengan resep, ketebalan adonan juga harus diperhatikan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, jika terlalu tebal dicetaknya, hasilnya akan menjadi kurang renyah.

Namun tingkat ketebalan ini tergantung dari bahan dan cetakannya juga. Ada kue semprit yang dicetak lebih tebal dengan berbagai bentuk, ada juga kue semprit yang dicetak tipis. Jika tidak memiliki cetakan, kalian bisa mencetak dengan plastik es dengan memotong sedikit di ujungnya.

Agar Tidak Menempel pada Loyang

Cetak semprit
Proses Mencetak pada Loyang juga Harus Diperhatikan

Jika adonan langsung dicetak ke atas loyang, kemungkinan besar akan lengket dan menempel pada loyang. Yang akan membuat kue semprit hancur ketika akan diangkat dari loyang. Maka dari itu ada sedikit cara untuk membuat adonan tidak menempel pada loyang.

Bagaimana caranya? Kalian hanya tinggal mengoleskan margarin ke seluruh permukaan loyang. Selain membuat adonan tidak menempel ketika sudah matang, margarin juga menambah rasa gurih pada semprong, yang membuatnya semakin nikmat untuk disantap.

Kue Putri Salju

Kue Putri Salju
Kue Putri Salju

Serba putih, kue satu ini disebut kue putri salju dikarenakan tampilannya yang serba putih seperti salju, dan rasanya yang manis yang mana cocok untuk menggambarkan seorang putri.

Kue putri salju ini pada umumnya berbentuk bulan sabit, namun bentuk itu tergantung selera dari yang membuatnya. Diatasnya kue putri salju ini ditaburi dengan gula halus yang seperti salju. Dan gula halus tersebut menimbulkan rasa dingin ketika masuk ke dalam mulut.

Banyak anak kecil yang menggemari sajian kue ini. Karena rasa dari kue putri salju yang manis dan ada sensasi dingin ketika dimakan. Di saat lebaran tiba kue ini juga sering bersanding dengan nastar dan kastengel.

Lidah Kucing

Lidah Kucing
Lidah Kucing, Kue Kering yang Tipis dan juga Manis.

Lidah kucing merupakan kue yang tipis. Selain itu bentuk dari kue ini mirip dengan lidah kucing. Kue ini termasuk kue yang berasal dari Belanda yang bernama Katte Tong. Masuknya lidah kucing ke Indonesia yaitu pada saat masa kolonialisme Belanda.

Selain disajikan apa adanya begitu saja, lidah kucing juga bisa ditambahkan dengan bahan yang lainnya. Seperti dengan selai, coklat, atau krim.

Saat lebaran, lidah kucing cocok untuk disajikan. Di saat bukan lebaran pun lidah kucing pas untuk menemani bersantai dengan kawan-kawan buat yang masih single, atau untuk berkumpul bersama keluarga bagi yang sudah berkeluarga.

Selain kue-kue di atas yang cocok disajikan saat lebaran, masih banyak lagi kue kering yang enak untuk camilan di setiap hari.

Disini Pena Kecil akan berbagi dengan kalian, berbagai macam kue kering yang cocok untuk jadi camilan yang asik dinikmati di berbagai momen. 🙂

Chocolate Chips Cookies

Biskuit keping coklat
Chocochips Cookie

Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah kue keping coklat. Tapi banyak yang mengenal dengan sebutan chococips. Chocochips ini bisa dinikmati dengan segelas susu.

Kue ini biasanya berbentuk bulat pipih dan bertabur coklat. Memiliki tekstur yang renyah dan juga rasanya manis. Namun, ada juga yang membuat chocochips ini dengan tambahan taburan yang lain seperti, kismis, kacang, dan lain sebagainya.

Selain dinikmati dengan segelas susu, chocochips bisa juga dinikmati dengan kopi ataupun teh. Tergantung selera masing-masing. Selain itu chocochips ini ada yang menikmatinya dengan es krim yang dikenal dengan sebutan ice cream sandwich. Biasanya bentuknya lebih lebar dan tebal.

Bagelen

Bagelen
Bagelen atau Adapula yang Menyebutnya Roti Kering

Di daerah Jawa Tengah tepatnya di Purworejo, ada sebuah desa yang bernama Bagelen. Daerah ini disinyalir sebagai tempat lahirnya nama roti bagelen berasal. Menurut sejarah yang berkembang di masyarakat, di Bagelen banyak yang menjajakan roti kering, sehingga orang banyak mengenal roti kering tersebut Bagelen.

Bagelen merupakan roti yang berbentuk panjang, lalu dibelah dan dioles roombutter. Roombutter adalah mentega yang memiliki aroma tajam yang khas yang berwarna putih. Setelah dioles roombutter, roti itu dipanggang kembali hingga kering.

Olesan roombutter pada Bagelen tersebut memberikan rasa manis dan juga aroma yang lebih wangi yang membuat selera tergugah.

Sus Kering

kue sus kering
Sus Kering

Semprong

Kue Semprong
Kue Semprong, Kue Khas Indonesia yang Mulai Sulit untuk Ditemui

Jadi kalian mau menyajikan kue apa pada saat lebaran tiba? Nastar yang seperti kewajiban, yang selalu ada setiap lebaran. Atau kalian lebih suka kastengel yang memiliki rasa gurih? Pilihannya ada di tangan kalian mau menyajikan yang mana.

Pena Kecil akan selalu berbagi dengan kalian tentang hal-hal menarik yang bisa memberi manfaat kepada kalian yang membaca. Jangan lupa untuk selalu up-to-date bersama Pena Kecil 😀

Wassalam…

%d blogger menyukai ini: