5+ Jenis Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Kualitas Ternak Anda

Penjelasan Tentang Berbagai Macam Pakan Ternak

Jenis pakan ternak merupakan salah satu hal yang penting dalam peternakan. Kualitas pakan yang Anda berikan untuk ternak harus diperhatikan. Karena hal itu menentukan perkembangan dan juga kualitas ternak yang Anda pelihara.

Bagi Anda yang menjalankan usaha ternak, tentunya pakan merupakan salah satu hal terpenting dalam usaha yang dijalankan. Karena sama dengan pelaku bisnis yang lainnya, peternak bisa dibilang sukses dari besarnya peternakan yang dijalankan dan dimiliki.

Jumlah ternak, kualitas produksi dan juga kuantitas dari ternak merupakan tolak ukur dari besar atau kecilnya peternakan. Untuk menjaga kualitas dari hasil ternak, dibutuhkan berbagai jenis pakan ternak yang berkualitas juga.

Bahan Pakan Ternak

Berbagai jenis bahan yang bisa dimakan serta dicerna oleh ternak, baik itu sebagian ataupun seluruhnya tanpa mengganggu kesehatan ternak bisa disebut bahan pakan. Tanaman ataupun bukan tanaman bisa menjadi bahan pakan.

Kandungan dari nutrisi dan juga komposisi kimianya sangat mempengaruhi kualitas dari bahan pakan ternak. Selain itu kandungan dari zat anti-nutrisi pada bahan pakan juga mempengaruhinya.

Ada empat kunci yang harus diperhatikan dalam meracik ransum ternak. Yang pertama yaitu bahan bakunya disukai oleh ternak, lalu bahan bakunya mudah diperoleh, setelah itu harganya terjangkau, dan bahan pakan tersebut bervariasi.

Bahan Pakan Ternak Hijauan
Bahan Pakan dari Kacang-kacangan

Maka dari itu, menjadi seorang peternak juga harus bisa meracik ransum secara tepat, baik itu dari segi nutrisinya maupun harganya. Semuanya harus diperhatikan secara rinci dan juga tepat.

Macam Bahan Pakan Ternak

Pada umumnya, macam dari bahan pakan ternak ada dua. Ada bahan pakan hijauan dan juga non-hijauan. Sumber bahan pakan hijauan di Indonesia masih banyak didapatkan seperti berbagai jenis dedaunan, berbagai jenis rumput, dan juga legume. Bahan pakan non-hijauan bersumber dari sumber mineral dan juga biji-bijian.

Ada berbagai sumber bahan pakan hijauan yang bisa kita dapatkan. Seperti contoh tanaman legum merambat dan tanaman legum yang memiliki protein tinggi.

Jenis tanaman legum merambat yaitu kembang telang, kacang ruji, dan kacang sentro. Sedangkan yang berprotein tinggi adalah gamal, lamtoro, dan kaliandra.

Namun selain tanaman legum ada lagi sumber pakan hijauan seperti jerami dan juga rumput gajah. Tetapi jerami ini merupakan bahan pakan yang bisa dibilang rendah nutrisinya, jadi kurang disarankan sebagai bahan pakan.

Bahan Pakan Non-Hijauan
Jenis Bahan Pakan Non-Hijauan

Berbagai bahan pakan ini juga bisa ditemukan secara alami dan juga bisa didapatkan secara buatan. Yang secara alami ini bisa ditemukan di alam bebas, seperti di dalam hutan, di lahan perkebunan dan juga pertanian.

Sementara yang secara buatannya adalah dengan cara budidaya. Didapatkan secara budidaya merupakan bahan pakan yang didapatkan melalui proses penanaman dan pemeliharaan secara intensif.

Lalu, contoh dari bahan pakan non-hijauan ini ada bungkil kacang tanah, onggok, bungkil kelapa, ubi kayu dan hasil ikutannya, kedelai dan ikutannya, dedak jagung, kulit kacang tanah, dan dedak padi. Ada lagi sumber lain yang berasal dari kulit buah, seperti kulit kakao dan juga kulit kopi.

Berbagai Jenis Pakan Ternak

Ada 6 jenis pakan ternak selain dibedakan yang berdasarkan dari sumbernya, yaitu akan dijelaskan di bawah sini :

1. Konsentrat atau Pakan Penguat

Konsentrat atau yang dikenal juga pakan penguat merupakan jenis pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar di bawah 18%, dimana itu termasuk rendah. Bahan pakan ini memiliki kandungan nutrisi tertentu yang sangat tinggi, maka dari itu dinamakan konsentrat.

Lalu kenapa diberi nama atau disebut dengan pakan penguat?

Disebut pakan penguat karena jika diberikan atau dicampurkan dengan bahan lain, bisa meningkatkan kandungan gizi dari pakan ternak.

Pakan konsentrat ini pun terbagi menjadi dua jenis, yaitu konsentrat sumber energi dan juga konsentrat sumber protein.

Jika kadar dari protein sebuah konsentrat ada dibawah dari 20%, maka bahan pakan tersebut merupakan konsentrat sumber energi. Sebaliknya, jika kadar proteinnya diatas 20% maka bahan pakan tersebut disebut sebagai konsentrat sumber protein.

Untuk contoh bahan pakan sumber energi yaitu rumput serat kasar, biji-bijian, dan juga tanaman umbi-umbian beserta limbahnya. Sedangkan yang menjadi sumber protein yaitu adalah daun ubi jalar, lamtoro, ganggang dan bungkil, daun pisang, daun nangka, gamal, turi kaliandra, dan sentro.

Jenis Pakan Konsentrat
Salah Satu Jenis Pakan Konsentrat

Peternakan sapi perah sangat membutuhkan pakan ternak konsentrat. Karena pakan konsentrat ini berfungsi untuk menjaga produksi dari susu sapi. Dibandingkan dengan sapi yang hanya mendapatkan pakan hijauan, sapi yang diberikan pakan konsentrat bisa meningkatkan produksi susunya hingga lebih dari 30%.

Agar kebutuhan energi ternak tercukupi, maka pakan konsentrat energi dibutuhkan sebagai bahan pakan tambahan. Hal itu karena pencernaan sapi tidak cukup untuk menampung pakan kasar yang banyak untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan konsentrat pada hewan ternak, tidak bisa dilakukan sembarangan. Hal-hal tersebut, yakni :

  1. Baik sapi perah maupun pedaging, pemberian pakan ternak konsentrat harus seimbang dengan jumlah produksi hewan ternak.
  2. Nutrisi dari hewan ternak harus diperhatikan dalam pemberian pakan ternak konsentratnya, karena harus sesuai.

Konsentrat dari Sumber Tumbuhan dan Hewan

Kacang hijau, jagung, dan kedelai, merupakan pakan konsentrat dari hasil pertanian. Sedangkan bungkil kelapa, biji karet, ampas tahu dan lain-lain merupakan pakan yang berasal dari sisa industri pertanian. Semuanya adalah contoh dari pakan konsentrat yang berasal dari tumbuhan.

Pakan ternak konsentrat yang dari tumbuhan ini pada umumnya memiliki kandungan protein dan juga energi yang tinggi, apalagi yang berasal dari sorghum, jagung, dan juga biji bijian.

Serat kasar lebih dari 2,5%, fosfor kurang dari 1,5%, kalsium kurang dari 1%, dan juga protein sekitar 47%. Itu semua merupakan kandungan nutrisi yang berasal dari tumbuhan.

Pakan ternak konsentrat
Pakan Konsentrat Tumbuhan | Sumber : Google

Berbeda dengan pakan konsentrat yang berasal dari tumbuhan, kalau dari sumber hewan diberikan dalam bentuk tepung. Contohnya seperti tepung tulang, daging, cacing, bulu, ikan.

Contoh lainnya selain tepung ada bubuk susu skim dan juga lemak susu. Pakan konsentrat juga tinggi kandungan proteinnya. Kandungan dari nutrisinya adalah kalsium 1%, fosfor 1,5%, protein 47%, dan serat kasar kurang dari 2,5%.

2. Pakan Kasar

Jenis pakan ternak yang satu ini merupakan pakan yang memiliki volume besar namun dengan berat jenis yang rendah. Yang dimaksud dengan berat jenis adalah berat pakan per satuan volume. Pakan ini berasal dari bahan pakan hijauan yang memiliki kandungan serat kasar sekitar 18% dengan kandungan energi yang relatif rendah.

3. Pakan Fermentasi

Pakan fermentasi adalah pakan yang dibuat dengan melalui proses peragian atau proses amoniasi. Pakan fermentasi dibutuhkan untuk mengawetkan kandungan gizi pada pakan hijauan atau bahan pakan lainnya sehingga pakan bisa disimpan dalam waktu lama tanpa merusak kandungan nutrisinya.

Pakan Fermentasi Silase
Silase Merupakan Pakan Fermentasi

4. Vitamin

Walaupun vitamin ini hanya dibutuhkan dalam jumlah yang kecil, kecukupan untuk kebutuhan vitamin ini tidak bisa diabaikan. Dan lagi tidak semua bahan pakan ternak memiliki kandungan vitamin yang lengkap.

Jangan sampai usaha ternak yang dijalani merugi hanya karena lalai dalam mencukupi kebutuhan vitamin ternak. Hal itu bisa menyebabkan hewan ternak menjadi sakit-sakitan, melemahkan tubuhnya, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Tubuh dari hewan ternak itu mirip dengan tubuh manusia, karenanya hewan ternak pun butuh berbagai jenis vitamin. Agar hewan ternak bisa memiliki pertumbuhan yang optimal.

Vitamin ternak
Ternak juga membutuhkan Vitamin

Vitamin yang dibutuhkan oleh hewan ternak bisa dibagi ke dalam dua kelompok. Ada vitamin yang bisa larut di dalam air dan juga yang larut dalam lemak.

Untuk kelompok yang larut dalam lemak sama seperti manusia yaitu vitamin A, D, E, dan K. Dan untuk kelompok yang larut dalam air contohnya adalah vitamin B kompleks, B6, B12, C, niacin, inondol, kholin, dan biotin.

5. Mineral

Sebenarnya pemberian pakan mineral ini tidak selalu dibutuhkan. Hal ini diberikan tergantung dengan jenis pakan yang dikonsumsi oleh ternak. Karena pada umumnya, bahan makanan ternak sudah mengandung sebagian mineral yang dibutuhkan oleh ternak.

Jika ingin memberikan tambahan mineral, ada baiknya untuk memeriksa apa saja dan seberapa besar kandungan nutrisi pada pakan ternak yang diberikan. Agar ternak tidak menerima asupan mineral berlebih, karena yang berlebihan itu tidak baik.

Mineral dalam Pakan Ternak
Mineral Terkandung Dalam Pakan Ternak

Hewan ternak yang sangat membutuhkan mineral ini biasanya dari jenis hewan perah, baik itu sapi ataupun kambing. Ada berbagai jenis mineral yang dibutuhkan ternak yaitu kalium, zat besi, kalsium, natrium, magnesium, fosfat, dan yang lainnya.

6. Pakan Tambahan

Nah, pakan yang satu ini sama seperti namanya, berfungsi hanya sebagai tambahan bukan menjadi konsumsi utama ternak. Jenis pakan ternak yang satu ini kalau ada diberikan, jikapun tidak ada ya tidak apa-apa.

Pakan tambahan memiliki fungsi selain sebagai tambahan tapi juga untuk membantu mencegah penyakit, menyembuhkan hewan ternak, ataupun untuk menjaga kesehatan.

Pakan Ternak Tambahan
Antibiotik Merupakan Jenis Pakan Ternak Tambahan | Sumber : foodrevolution.org

Antitoksin, hormon, antibiotik, obat cacing, merupakan contoh dari jenis pakan ternak tambahan. Jika ternak diberikan antibiotik, tujuannya adalah agar memodifikasi keseimbangan bakteri pada saluran cerna hewan ternak. Jika bakteri yang menguntungkan dan merugikan pada tubuh ternak seimbang, maka ternak bisa terjaga produksinya.

Penutup

Menjadi seorang peternak harus mengerti tentang racikan bahan pakan dan juga jenis pakan ternak yang tepat. Segala halnya harus diperhatikan secara rinci. Ada berbagai jenis pakan yang bisa diberikan kepada ternak.

Baik itu peternak yang sudah berpengalaman maupun pemula tidak bisa mengabaikan pakan ternak. Karena pakan ternak memegang kunci penting dari pertumbuhan dan juga perkembangan dari hewan ternak.

Cukup sekian apa yang Pena kecil bagikan untuk Anda yang sedang bersiap untuk beternak. Semoga apa yang sudah ditulis di atas dapat bermanfaat bagi semuanya.

Pena kecil pamit! 😀

Wassalam…

%d blogger menyukai ini: