Sepeda Touring | Sejarah, Tipe Touring, Tipe Sepeda [Lengkap]

Penjelasan Lengkap Tentang Sepeda Touring

Sepeda Touring — Berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya butuh usaha. Kalau dulu manusia berpindah dengan kedua kakinya. Dari satu tempat ke tempat lainnya, yang dikenal dengan nomaden. Sekarang, sudah banyak kendaraan yang bisa membawa manusia berpindah tempat. Baik tempat yang dekat maupun yang jauh. Salah satu kendaraannya yaitu sepeda.

Sepeda merupakan kendaraan yang banyak digunakan oleh orang. Selain berpindah tempat, banyak lagi manfaat dari bersepeda.

Disini Pena kecil akan membahas tentang sepeda touring yang biasa digunakan untuk bepergian jauh. Bagaimana lengkapnya? Check this one out!

Apa sih Sepeda Touring?

what is touring bicycle
Touring Bicycle 101 | Source : cyclingabout.com

Sepeda touring merupakan sebuah sepeda yang didesain atau dimodifikasi untuk bersepeda touring. Sepeda dibuat agar nyaman, bisa membawa bawaan yang banyak, dan juga cukup kuat.

Kalau bersepeda touring itu, perjalanan dengan bersepeda untuk kesenangan, berpetualang, dan melakukan aktifitas lain selain berolahraga. Bersepeda touring juga tidak harus berkelompok dan juga tidak selalu menjadi ajang untuk berlatih.

Touring itu sendiri merupakan perjalanan yang jauh, biasanya butuh waktu seharian. Namun bisa jadi butuh waktu berhari-hari bahkan hingga tahunan. Tapi kalau dilihat dari artinya, touring itu berasal dari kata tur yang memiliki arti sebuah perjalanan untuk bertamasya atau sebagainya.

Jadi, perjalanan yang memakan waktu cukup lama bahkan hingga sangat lama, tidak untuk sekedar berolahraga. Tur ini juga bisa direncanakan oleh partisipan, tidak harus selalu perorangan. Touring bisa juga dilakukan untuk menggalang dana.

Sejarah dari Sepeda Touring

Organisasi sepeda touring
St. James Cycling Club

Sebenarnya tidak ada yang pasti tentang sejarah dari sepeda touring ini. Namun, sejarawan James McGurn yakin, pertama kali dilakukan di London. Pada 17 Pebruari 1869, Rowley tirner, Charles Spencer dan juga John Mayall, melakukan perjalanan.

Perjalanan itu dimulai dari Trafalgar Square di London, sampai ke Brighton hanya dalam 15 jam untuk perjalanan sejauh 53 Mil. Surat kabar The Times, yang mengirim reporternya untuk mengikuti perjalanan itu melaporkan, “Sungguh prestasi Velocipede yang luar biasa”.

Antusiasme ini ternyata bertambah hingga ke negara lainnya. Surat kabar New York Times mengatakan “jumlah dari velocipede ini, seperti terbang kesana kemari”, maksudnya adalah penjualannya yang tinggi membuatnya sering dilihat hilir-mudik. Namun antusiasme di Inggris tidak seperti di Amerika.

Sepeda yang memiliki ban depan lebih kecil, membuatnya lebih memungkinkan untuk digunakan menempuh jarak yang lebih jauh. Hingga pernah pada tahun 1870 atau 1871, seorang pesepeda menyebut dirinya “A Light Dragon” atau “Sang Naga Kilat”. Dia berkendara dari Lewes ke Salisbury, melintasi Inggris Selatan.

Judul dari bukunya adalah Wheels and Woes. McGurn mengatakan “Sepertinya ini merupakan petualangan yang menyenangkan, meskipun permukaan jalannya penuh dengan debu dan kurangnya rambu-rambu”.

Perjalanan pun semakin menantang. Seorang penulis dari San Francisco Chronicle, Thomas Stevens, melakukan perjalanan keliling dunia pada 22 April 1884. Dia menggunakan sabuk Columbia yang bisa membawa uang, dua baju, mantel hujan dan juga sebuah senjata.

Dia menghabiskan dua tahun di jalan dan menulis artikel selama perjalanannya. Artikel yang dia tulis hingga mencapai dua jilid, dengan 1,021 halaman.

John Foster Fraser dan dua kawannya berkeliling dunia menggunakan sepeda safety, pada Juli 1896. Dia, F.H. Lowe dan Edward Lunn berkendara sejauh 19,237 mil, melewati 17 negara, menghabiskan waktu selama dua tahun dan dua bulan.

Organisasi Sepeda Touring

CTC
Cycling Touring Club

Pada tahun 1878, bersepeda dengan tujuan rekreasi ini mulai dikenal di Inggris. Hingga dibentuknya Bicycle Touring Club yang akhirnya berganti nama menjadi Cyclists Touring Club.

Organisasi tersebut merupakan organisasi sepeda touring tertua di dunia. Para anggotanya mirip dengan anggota perkumpulan lain, menggunakan seragam ketika bersepeda.

Cyclists Touring Club yang disingkat dengan nama CTC ini, hingga memiliki penjahit pilihannya sendiri. Seragam yang digunakan berupa jaket serge Devonshire hijau tua, knickcerbockers dan juga sebuah helm Stanley.

Namun warna itu berubah menjadi abu-abu ketika warna hijau terlalu mudah terlihat kotor karena tanah. Kelompok ini sering berkendara dengan terompet kecil di kepala. Terompet itu digunakan untuk memberitahukan perubahan arah, ataupun untuk memberitahukan saatnya berhenti.

Tetapi terkadang juga kebingungan terjadi. Yaitu ketika ada kelompok yang saling bertemu dan salah mengira dengan sinyal yang mereka berikan.

Keanggotaan dari CTC ini terinspirasi dari seorang warga perancis yang bernama Paul de Vivie. Yang merupakan pendiri dari Fédération Française de Cyclotourisme. Kelompok tersebut merupakan kelompok sepeda terbesar di dunia.

Di Amerika pun organisasi sepeda touring ikut didirikan. Nama dari organisasi tersebut adalah League of American Wheelmen. Didirikan di Newport, Rhode Island pada tanggal 30 Mei 1880. Di tahun 1898, anggota mereka sebanyak 103,000.

Sekarang, organisasi sepeda touring di Amerika Serikat adalah Adventure Cycling Association. Organisasi ini pernah menyelenggarakan bersepeda massal pada tahun 1976, dari ujung ke ujung negara tersebut. Perjalanan tersebut diberi nama Bikecentennial. Acara tersebut diselenggarakan untuk memperingati berdirinya negara tersebut yang ke-200 tahun.

Rute yang pernah dilalui Bikecentennial masih digukanan sebagai jalur sepeda TransAmerica.

Perkembangan Sepeda Touring

Sepeda touring
Sepeda Touring

Sepeda berkembang menjadi sebuah pergerakan outdoor pada tahun 1930-an. CTC mengadakan perjalanan selama seminggu all-in, menginap di hotel yang merupakan pilihan para pesepeda dengan harga £3.10.

Dengan adanya acara yang seperti itu, membuat perkembangan hostel yang ada di Jerman tersebar ke luar negeri. Dan akhirnya, liburan dengan cara bersepeda dan menginap di hostel bisa didapatkan dengan harga hanya £2, masih pada tahun 1930-an.

Penulis yang bernama Roderick Watson dan juga Martin Gray memperkirakan, bahwa ada 10 : 1 juta pesepeda dengan mobil, di Inggris.

Namun penurunan terjadi di seluruh Eropa, terutama di Inggris. Penurunan tersebut terjadi ketika para prajurit telah belajar mengemudi pada Perang Dunia ke-2. Bahkan penurunan tersebut lebih drastis dialami di Amerika Serikat.

Walaupun hal itu pernah terjadi, di antara tahun 1965 dan 1975, Amerika Serikat pernah mengalami yang namanya “Bike Boom”. Yaitu peningkatan drastis terhadap minat bersepeda.

Lalu pada tahun 1976, untuk merayakan dua abad berdirinya Amerika Serikat, Greg Siple bersama istrinya June dan juga Dan Lys Burder mengadakan sebuah acara. Mereka mengorganisir acara bersepeda massal Bikecentennial, dari Pacifik ke Atlantik.

Siple mengatakan :

Aku berpikir untuk menyebarkan selebaran dan iklan yang bertuliskan “Datang ke Golden Gate Park di San Francisco jam 9, pada 1 Juni dengan sepedamu”

Dan akhirnya kami bersepeda melintasi negara. Aku melihat ribuan orang. Itu merupakan sebuah lautan manusia dengan sepedanya yang siap untuk berangkat.

Yang ikut kegiatan ini beragam, ada orang tua, orang yang menggunakan sepeda ban balon, dan juga orang Perancis yang rela terbang kesini hanya untuk ini.

Pada jam 9 tepat, semua orang mulai berangkat. Ini akan menjadi seperti kerumunan belalang yang melintasi Amerika.

Perjalanan tersebut dimulai dari Astoria di Oregon, menuju Yorktown yang ada di Virginia. Dari mulai sekitar 4,100 yang berkendara, hanya sekitar 2,000 orang yang menyelesaikan semua rutenya.

Sejak tahun 1980, perkembangan dari bersepeda untuk liburan ini mulai disediakan oleh organisasi di banyak negara. Beberapa perusahaan bahkan menyediakan akomodasi dan juga informasi tentang rute untuk bersepeda.

Tipe-tipe Touring dalam Bersepeda

Sepeda Touring
Sepeda Touring

Jarak dari bersepeda ini sangat bervariasi. Tergantung dari kebugaran, banyak istirahatnya dan juga kecepatannya. Kebanyakan pengendara biasa mencapai jarak mulai dari 50 hingga 150 kilometer perhari.

Perjalanan yang pendek yang hanya memerlukan beberapa hari, biasanya menempuh jarak 200 kilometer. Lalu perjalanan yang panjang itu bisa jadi perjalanan melintasi negara, ataupun berkeliling dunia.

Disini Pena kecil akan berbagi dengan kalian tentang tipe-tipe bersepeda touring.

Ultralight Touring

Ultralight Touring
Ultralight Touring | Source : alpsinsight.com

Touring tipe yang ini merupakan tipe touring yang sangat simple atau bisa dikatakan ringan. Pesepeda yang melakukannya, hanya membawa hal-hal yang penting tanpa membawa embel-embel.

Lightweight Touring

 

Lightweight Touring
Lightweight Touring – Source : road.cc

Biasanya tipe yang satu ini disebut juga dengan nama credit-card touring.

Kenapa disebut seperti itu?

Karena biasanya pesepeda yang melakukan touring tipe ini, hanya membawa perlengkapan yang minimum dan uang yang banyak. Untuk bermalamnya, pesepeda ini biasa bermalam di hostel, hotel, pension (salah satu tipe guest house), ataupun B&B (kependekan dari Bed and Breakfast).

Untuk makanan selama berkendara, para pesepeda ini membeli makanan. Entah mereka membeli makanannya di kafe, restoran, mini-market, ataupun warung.

Jadi kalau mau melakukan touring tipe ini, harus punya budget yang besar.

Expedition Touring

Expedition touring
Expedition Touring – Source : worldbiking.info

Pesepeda yang melakukan touring tipe ini biasa melakukan perjalanan secara intensif. Biasanya bepergian ke negara-negara berkembang, hingga masuk ke daerah yang terpencil atau biasa disebut remote areas. 

Untuk perlengkapan touring di sepeda ini terbilang lengkap. Mulai dari makanan, suku cadang, peralatan untuk sepeda, dan juga peralatan untuk berkemah. Jadi, pesepeda yang melakukan ini sangat mandiri. Dan juga selain itu harus memiliki pengalaman atau melakukannya secara berkelompok.

Fully Loaded Touring

Fully Loaded Touring
Fully Loaded Touring | Source : picssr.com

Sama seperti tipe touring sebelumnya, touring tipe ini membutuhkan pesepeda yang mandiri. Tapi tidak sampai bepergian ke pedalaman seperti expedition touring.

Biasanya pesepeda yang melakukannya membawa berbagai perlengkapan yang dibutuhkan. Perlengkapannya yaitu, makanan, peralatan memasak, dan juga tenda untuk berkemah.

Beberapa pesepeda ada yang mengurangi bawaannya. Mereka hanya membawa perlengkapan dasar, makanan, dan juga tenda kecil.

Mixed Terrain Cycle-Touring

Mixed Terrain Cycle-Touring
Mixed Terrain Cycle-Touring | Source : bikepacking.com

Juga dikenal dengan rough riding. Pesepeda bepergian melewati permukaan dan topografi yang beragam dalam satu rute dengan satu sepeda. Berfokus pada kebebasan dan juga efisiensi dalam perjalanan melewati berbagai kontur jalan.

Biasanya pesepeda yang melakukan touring tipe ini, melakukan kemah ringan. Dan hanya membawa perlengkapan yang seadanya, atau yang biasa disebut bikepacking.

Sub-24hour-Overnight

Sub-24hours-Overnight
Sub-24hours-Overnight | Source : 4wheels2freedom.com

Tipe yang satu ini biasa disingkat dengan sebutan S24O. Biasanya S24O ini lebih berfokus ke berkemahnya dibandingkan dengan bersepedanya. Para pesepeda ini biasanya memulai persiapan pada saat sore ataupun malam. Lalu bersebeda ke tempat berkemah selama beberapa jam, berkemah, tidur, dan pulang ke rumah pagi harinya.

S24O ini bisa jadi membutuhkan perencanaan dengan waktu yang singkat. Jika seseorang yang tinggal dalam kehidupan perkotaan besar, cara yang satu ini mungkin juga untuk diperpanjang waktunya.

Salah satu caranya yaitu naik kereta atau kendaraan umum menuju titik awal bersepeda yang lebih dekat. Bahkan dengan cara yang satu ini waktu yang digunakan bisa lebih dari 24 jam. Cara ini bisa juga untuk dijadikan tur di akhir minggu. Untuk melepas penat dari kegiatan sehari-hari.

Supported Touring

Para pesepeda dibantu dengan kendaraan bermotor yang mengangkut lebih banyak barang. Cara ini bisa dilakukan secara mandiri dengan berkelompok, atau bisa juga dengan membayar yang menyediakan jasanya.

Day Touring

Untuk tipe touring yang ini bisa sangat bervariasi mulai dari banyaknya orang, jaraknya, tujuannya, dan juga metode pendukungnya. Touring ini juga bisa dilakukan oleh perseorangan, berkelompok, atau sebuah organisasi yang mencakup ratusan hingga ribuan pesepeda.

Jarak yang ditempuh juga beragam, mulai dari beberapa kilometer, hingga ratusan kilometer. Tujuannya juga mulai dari untuk kesenangan atau kebugaran, hingga pengumpulan dana untuk tujuan amal.

Tipe Sepeda Touring

Tandem Touring

Folding Touring

Road Touring

Expedition Touring

Sport Touring

Mixed Terrain Touring

Recumbent Touring

Penutup

Jadi begitulah tentang sepeda touring yang dibagikan di atas. Semoga apa yang sudah dibagikan oleh Pena kecil di atas tadi dapat bermanfaat bagi kalian semua ya. Baik yang membaca, maupun yang membagikannya. Sampai jumpa lagi!!! 😀

Wassalam…

%d blogger menyukai ini: